The Love of God

aku suka hari ini, aku mencintai setiap kejadian didalamnya. dan sekali lagi aku menari bersama cinta sang Pencipta karena lagu yang Ia nyanyikan dalam hidupku tak pernah terpenggal sedikitpun. lagu yang sempurna, setiap lirik yang begitu berarti..

jika ku ingat di masa lalu, jatuh bangkit yang ku alami tak terhitung sudah berapa kali, namun Tuhan selalu punya alasan untuk menolongku lagi dan lagi. akhir-akhir ini hariku dipenuhi dengan kebiasaan yang biasa biasa aja. dan hatiku semakin sempit, banyak yang melukaiku, banyak yang tak mengerti kondisiku. dan entah mengapa hujan yang biasanya membuatku tenang pun tak lagi bersahabat denganku, semua moment sangat menyesakkan😦 bahkan untuk berbuat baik pun aku tak lagi rindu..

sampai kemarin kakakku ngajak aku ke daerah Rumbai, Pekanbaru.. lumayan jauhlah dari tempat aku tinggal. pake acara keliru pulak lagi pas mau kesana, panas terik mentari, semua kumpul jadi satu. namun entah apa yang menggerakkan aku untuk jawab “iya” pas di ajak si kakak..

ketika sampai di rumbai, kami harus masuk masuk ke dalam gang gang kecil, entah berapa kilometer aku pun tak tau. aku tercengang ketika sampai disana, ga nyangka di pekanbaru ternyata ada bagian yang sekumuh itu😦

bayangin aja, hanya ada satu kamar mandi untuk puluhan rumah, bahkan pintu kamar mandi yang hanya terbuat dari seng yang tak lagi utuh (re : bolong bolong) dan hanya mengandalkan air sumur yang tiap dindingnya penuh dengan lumut, lantai yang korok, dan kamar mandi yang tak beratap. aku tak habis pikir bagaimana mereka sanggup hidup bersama sama dengan memakai satu kamar mandi darurat, terlebih lagi airnya yang sangat kotor.

disana kami mengajar (baca, tulis, menghitung) kelihatannya sangat sederhana bukan? namun sangat sulit mengajarkannya kepada mereka, sungguh.. bahkan beberapa diantara mereka ada yang tak bersekolah karena kesulitan ekonomi. di usia yang seharusnya mereka sudah pandai bagi kali, namun mengenal huruf aja masih sulit dan perlu belajar keras.

kami mengajar di salah satu rumah warga. rumah yang begitu kotor, kami belajar di lantai yang beralaskan ambal putih. dan kau bisa bayangkan ambal putih itu sudah berubah warna menjadi coklat kehitaman, jika saja makanan jatuh ke atas ambal itu, aku pun pasti tak akan tega memungut dan memakannya kembali..

namun kelihatan mereka sangat menikmati hidup ini, seperti tiada beban walau hanya mendapatkan fasilitas apa adanya. tak ada keluhan dan tak ada tangisan, semua anak-anak berbahagia.. semoga suatu saat nanti kala mereka keluar dari pemukiman itu mereka tetap bisa percaya diri, itu yang ada dipikiranku..

aku merasa malu kala itu, aku begitu bodoh merasa sedih dengan masalah masalahku, seharusnya aku melihat keluar, banyak yang harus kukerjakan untuk mereka yang membutuhkan, bukankah aku harus mengerjakan apa yang menjadi bagianku, dan selebihnya Tuhan lah yang akan bekerja untukku. hanya bisa bergumam dalam hati “maafkan aku Tuhan telah banyak mengeluh, padahal aku masih dapat mengenakan pakaian bagus, makanan yang sehat, lingkungan yang bersih, dan menikmati pelajaran di bangku kuliah”
aku merasa bertanggung jawab terhadap mereka yang tertinggal, terhadap adik adik yang begitu belia🙂 aku bertekad untuk serius belajar dan kuliah, suatu saat aku akan membantu mereka keluar dari lingkungan yang membekap mereka dari luasnya dunia dan pendidikan..

hari itu berlalu dan aku banyak merenung sejak saat itu, semangat pun mulai dipulihkan🙂

hingga tadi aku semakin dikuatkan saat ibadah di gereja, Pendeta bilang bahwa dalam hidup ini ada tiga hal yang harus dilakukan :
1. tersenyum : tersenyumlah selalu, kepada siapapun kau bertemu, kepada setiap permasalahan, pasanglah wajah yang berseri-seri, maka kau akan tetap terlihat muda dan setiap masalahmu akan terlihat sangat kecil
2. tercengang : tercenganglah kepada setiap hal baik yang kau alami, tercengang membuktikan bahwa kau begitu takjub akan setiap mujizat yang kau alami, dan itu membuktikan bahwa kau bersyukur akan setiap kebaikan Tuhan
3. berbesar hati : berbesar hati berarti memperbanyak pengampunan akan setiap kesalahan dan hal sakit yang dilakukan orang terhadap kita, bukankah dalam Doa Bapa Kami, dinyatakan bahwa Tuhan akan mengampuni kita jika kita mengampuni orang yang bersalah kepada kita??

I’m really amazed by You, Lord..🙂
aku sungguh terkagum, aku ditegur lagi oleh Tuhan.. pernah ada yang berkata padaku :
“bersyukurlah jika Tuhan masih menegurmu, itu berarti Ia sungguh mengasihimu dan menganggapmu anak..”

Tuhan kembali memperbaharui komitmen ku, yang sempat kuanggap usang dan tenggelam bersama masalah..
aku akan perbaiki hubunganku denganNya, dengan sesama, dan akan selalu mengasihi..
aku akan berjuang dalam studi, beri yang terbaik dan mempertanggungjawabkannya kepada Tuhan, suatu saat nanti aku akan berguna bagi mereka yang terhilang. inilah pengharapanku..

oh God I’m heartfully sorry..
aku telah bersikap begitu memalukan akhir-akhir ini..
kini.. aku telah lepaskan segala yang membelengguku, rasa terluka dan setiap masalahku..
semua menjadi tak ada artinya🙂

sebagai penutup, aku ingin menuliskan surat cinta Tuhan untukku hari ini :
“cari dahulu Kerajaan Allah dan KebenaranNya, maka semua akan ditambahkan padamu..”

yah itu adalah janji Tuhan dan akan ku pegang, akan kulakukan yang menyenangkan hatiNya, dan tak perlu kutakut akan hal lainnya, karena apa yang ku butuhkan akan ditambahkannya kemudian, dan bahkan akan diberikannya lebih dari yang kuinginkan🙂

thank You Lord

with love…
Your child

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s