Kamu yang Menderita. aku yang Tersayat ?!?

ini adalah ceritaku hari ini..

berbagi itu indah.. dan melihat senyum itu membuat bahagia..
apalagi melihat senyum anak kecil.. (sepertinya aku akan menjadi ibu angkat yang baik suatu saat nanti, karna selalu sayang sama anak-anak :* hihihi)

berkunjung lagi ke daerah Meranti, ada banyak bocah nakal tapi asik disana, lucu dan polos🙂
dan mereka mencoretkan satu cerita tak terduga dalam hidupku hari ini..

perhatikan ini :
“mereka tertawa dengan riang dan gembira membawa bungkusan plastik berisi bekal makan siang (karna siang tadi ada acara makan siang bersama sebelum belajar..) ada yang malu-malu sambil membuka bungkusan plastiknya, ada yang penuh semangat membukanya, ada juga yang sudah duluan membuka bekalnya karna tak sanggup menahan lapar.. hehehe

kemudian, ada seorang anak yang membuka plastik hitam yang dibawanya, dan aku melihat di dalamnya ada plastik putih kecil yang berisi nasi goreng.. nasi goreng paling sederhana yang pernah kulihat.. warnanya polos, hanya berwarnakan sedikit kecoklatan. ini menandakan nasi hanya digoreng dengan kecap.. teman teman nya yang lain semua membawa makanan dengan menggunakan tempat nasi (bontot) hanya dia seorang yang enggak.. aku jadi ingin menangis😦 sedih sekali rasanya..

sampai di rumah pun aku tidak bisa berhenti memikirkannya..
“apa karna ia tak punya tempat bekal yah, makanya harus menggunakan plastik??” pikirku
ingin rasanya segera bertemu dengannya, memelukknya dan memberi hadiah “kotak makanan”😦

belum lagi jika kuingat hanya nasi goreng tok yang dibawanya, tanpa ada telur atau apalah sebagai tambahan.. warnanya juga pucat.. oh adikk,, jika bisa kau ku bawa pulang untuk tinggal bersamaku dan kita makan enak setiap hari😦

aduhhh.. hati jadi ga karuan.. entah kenapa aku paling ga bisa lihat orang susah karna ga ada makanan, pakaian, tempat tinggal.. paling ga tahan lihat yang begituan..

apalagi adik itu lucu kali, yaampun kebayang terus wajahnya, kadang-kadang dia buat aku kesel juga sih karna malas di suruh latihan membaca, maunya menggambar terus, kalo udah menggambar aneh-aneh lagi yang digambar,, terlalu abstrak, hanya dia yang mengerti artinya apa.. tapi udah terlanjur sayang jadi tiap mau marah ga bisa..

aku bercita-cita suatu hari nanti aku akan jadi ibu buat banyak anak-anak diluar sana, menyayangi mereka, memenuhi kebutuhannya, mendampingi dan mengajari mereka, menemani mereka bermain dan beribadah.. :’)

God… kuharap Kau setuju denganku..
ajari aku menjadi Ibu yang baik suatu hari nanti..
amin🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s