Jarak..

Jangan cabut bunga di tamanmu
Bukankah kau masih mengingat aku yang menanamnya dikala kita berteman
Pucat pasi aku memeliharanya
Menentang angin yang tiada habisnya

bunga yang akan menyapamu dikala pagi
karena kini jarak telah membekapku jauh darimu
Menyapu kenangan yang kutau akan tetap berada dalam genggamanku

Mungkin bunga itu dapat tercabut
Namun rasa ku belum dapat luput
Aku terbaring dalam diam yang panjang
mencintaimu lewat bunga yang kubiarkan tumbuh

dalam jarak telah kuucapkan banyak kata
tak terdengar olehmu karena hujan terlalu keras bersuara
dan rintik airnya membawa segala ceritaku
meresap ke dalam tanah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s