Pelanggaran Prinsip Disclosure dalam Insider Trading (Kasus PT. Gas Negara)

insider trading

Tulisannya Bocah

Pesatnya perkembangan di pasar modal Indonesia juga dibarengi dengan meningkatnya tindak pidana di bidang pasar modal. Salah satu yang menarik yakni, mengenai perdagangan orang dalam atau lebih dikenal dengan insider trading. Secara teknis, pelaku insider trading dibagi menjadi dua, yakni pihak yang berada dalam fiduciary position, dan pihak yang menerima informasi orang dalam dari pihak pertama (fiduciary position) atau dikenal dengan tippees .

Ketentuan mengenai pihak yang berada dalam fiduciary position terdapat dalam pasal 95 dan 96 UU. No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal. Sementara ketentuan dalam pasal 97 menjelaskan mengenai pihak yang berusaha memperoleh informasi orang dalam. Kemungkinan terjadinya insider trading dapat dideteksi dari ada atau tidaknya orang dalam yang melakukan transaksi atas efek perusahaan tersebut, serta adanya peningkatan atau penurunan harga dan volume perdagangan yang tidak wajar , seperti kasus PT. Gas Negara yang tiba-tiba sahamnya anjlok secara tidak wajar, yaitu sebesar 23,36 persen, dari Rp9.650 (harga…

View original post 2,178 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s