Pengampunan, Cinta dan Janji

Renungan malam ini:

Tuhan, setiap aku melihat mentari di ufuk timur, aku tau aku akan melakukan dosa hari itu. Terkadang aku kesal terhadap makanan yg tak enak. Keran air yg macet. Buku yang tertinggal di atas tempat tidur. Rumah yg berantakan. Teman yang menjengkelkan. Batu yang menyandung kaki ku. Bus kota yang datang terlambat. Begitu banyak hal yang tanpa sadar menguasaiku dan membawaku dgn mudahnya ke dalam dosa kekecewaan dan kekesalan. Dan aku selalu menghadapMu untuk memohon pengampunan. Tuhan yang Maha Besar, aku tau setiap langkah dan perbuatanku berada dalam pengawasanMu. Namun terkadang aku juga pura pura tak mengetahuinya. Bahkan terkadang aku tak peduli dgn sesamaku. Melakukan apa yg kusuka tanpa menghiraukan Kau yg terluka. Namun lagi lagi Kau mengampuni kebodohanku.

Malam ini aku menyaksikan bintang itu kembali bersinar. Bintang dihatiku yang sinarnya sering tertutup awan kelabu. Dalam surat yang Kau beri aku membaca kisah abadi pengorbananMu dalam hidupku. Aku tersadar…

Aku dan kekanakanku..

Aku selalu berjuang dan akan terus berjuang menjadi serupa dgn kehendakMu. Menjalani hidup dgn penuh cinta. Menyanyikan doa dalam setiap detik putaran jarum jam. Tuhan, mulai saat ini kaki ku akan melangkah pasti. Kotak hadiah yg Kau berikan akan slalu ku jaga dan ku ingat. Balutan luka ini juga tak kan lagi membuatku sakit. Aku mohon ampun telah membiarkan ego ku dan bodohku mengisi hari hari yang lalu. Terkadang bahkan aku lupa untuk menghangatkan kembali makananku yg sudah dingin (bangun dari tidur tanpa merenungkan perkataanMu)

JanjiMu dan janjiku akan kujaga. Disini dihatiku. Dan di dalam jiwa ragaku.

Tuhan..
Cerita tentang hidupku tak lagi usang. Setiap kejadian akan menjadi persembahan untukMu. Terbingkai dalam cinta dari hatiku yg terdalam. Aku akan melihat pada cahayaMu..

Perjalanan ini begitu panjang. Namun kutau pasti Kau menungguku di ujung sana. Akan kupastikan Kau dapati aku setia. Memikul beban di pundakku..

Tuhan. Aku mencintaiMu. Terimakasih banyak karna telah mengampuniku dan selalu mencintaiku..

Salam terhangat dari gadis kecilmu
Sere..

2 thoughts on “Pengampunan, Cinta dan Janji

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s