Akta Sewa-Menyewa (Hukum Perancangan Kontrak)

NAMA : SERE INTAN A SINAGA
NIM` : 1009112040
MATA KULIAH : HUKUM PERANCANGAN KONTRAK

PERJANJIAN SEWA-MENYEWA

Yang bertanda tangan di bawah ini :
I. Tuan Adam Adilelana, Lahir di Bandung, pada tanggal dua puluh lima Maret seribu sembilan ratus tujuh puluh (25-03-1970), Wiraswasta, Pemegang Kartu Tanda Penduduk Kota Pekanbaru, Nomor 197087862534628, Bertempat tinggal di Pekanbaru, Jalan Maribaya Nomor 45, bertindak untuk dirinya sendiri, Selanjutnya disebut sebagai pihak Pertama atau yang Menyewakan
II. Tuan Ir.Karel, Lahir di Jakarta, pada tanggal sembilan belas Juni seribu sembilan ratus enam puluh tujuh (19-06-1967), Pekerjaan Swasta, Pemegang Kartu Tanda Penduduk Kota Pekanbaru, Nomor 1078906549120, Bertempat tinggal di Pekanbaru, Jalan Surapati Nomor 250, menurut keterangannya dalam hal ini bertindak berdasarkan Surat Kuasa Khusus di bawah tangan, tertanggal lima belas April dua ribu dua belas (15-04-2012), yang bermeterai cukup, yang turut dilampirkan, selaku kuasa dan atas nama Tuan Yadi Suryadi, Lahir di Brebes, pada tanggal satu Januari seribu sembilan ratus enam puluh sembilan (01-01-1969), Pekerjaan Swasta, Pemegang Kartu Tanda Penduduk Kota Pekanbaru, Nomor 10508927609871, Bertempat tinggal di Pekanbaru, Jalan Pungkur Nomor 171, menurut keterangannya dalam hal ini bertindak dalam jabatannya sebagai Manager mewakili Direksi dari-dan sebagai demikian untuk dan atas nama perseroan terbatas PT. ANGKASA PUTRA MANDIRI, berkedudukan di Pekanbaru, didirikan pada tanggal Sembilan belas Maret seribu Sembilan ratus Sembilan puluh Sembilan (19-03-1999), yang anggaran dasarnya telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia tanggal dua puluh tujuh Mei seribu Sembilan ratus Sembilan puluh Sembilan (27-05-1999) Nomor C2-4.719.HT.01.01.Th.99, yang diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal tiga puluh Juni dua ribu (30-06-2000) Nomor 45, Tambahan Nomor 2354, yang kemudian telah beberapa kali mengalami perubahan dan terakhir diubah dengan akta yang di buat di hadapan notaris yang akan disebut di bawah ini pada tanggal dua puluh tiga Desember dua ribu satu (23-12-2001), yang dibuat dihadapan YUNI HARTI, Sarjana Hukum, Notaris di Pekanbaru, selanjutnya disebut Pihak Kedua atau Penyewa;
Dengan ini menerangkan bahwa:
Pihak yang menyewakan adalah pemilik sah dari Sebidang Tanah Hak Guna Bangunan Nomor 234, terletak di propinsi Riau, Kota Pekanbaru, Kecamatan Meranti, Kelurahan Meranti Timur, Jalan Soekarno Hatta Nomor 123, yang masa berlakunya akan berakhir pada tanggal dua puluh empat September dua ribu Sembilan belas (24-09-2019), seluas enam ribu meter persegi (6000) M², diuraikan dalam gambar situasi tanggal delapan belas Maret seribu Sembilan ratus Sembilan puluh enam (18-03-1996) Nomor 345/1996, tercatat atas namanya menurut sertifikat (Tanda Bukti Hak Milik) dari kantor Badan Pertanahan kota Pekanbaru tanggal dua belas Juni seribu Sembilan ratus Sembilan puluh Sembilan (12-06-1999). Berikut bangunan yang berada diatas tanah tersebut. Pihak yang menyewakan bermaksud menyewakan Tanah beserta bangunan diatas nya tersebut kepada penyewa dan penyewa bersedia menyewa Tanah beserta bangunan diatas nya tersebut dari pihak yang menyewakan berdasarkan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang telah disetujui oleh penjual dan pembeli.
Karena itu penjual dan pembeli telah saling bersetuju membuat perjanjian ini dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut ini :
Pasal 1
(1) Perjanjian sewa menyewa ini berlangsung selama jangka waktu dua tahun, terhitung mulai tanggal empat belas Mei dua ribu dua belas (04-05-2012)
(2) Jangka waktu tersebut dapat diperpanjang atas persetujuan para pihak dengan ketentuan apabila para pihak telah meenuhi kewajibannya selambat-lambatnya satu tahun sebelum jangka waktu sewa tersebut di atas berakhir.
Pasal 2
(1) Selama waktu sewa, penyewa wajib merawat, memelihara, dan menjaga yang disewa itu dengan sebaik-baiknya atas biaya yang ditanggung oleh penyewa sendiri.
(2) Jika terjadi kerusakan-kerusakan kecil, atau kerusakan sebagai akibat perbuatan penyewa atau orang yang berada di bawah pengawasannya, maka semua biaya perbaikan dibebankan dan menjadi tanggung jawab penyewa sendiri.
(3) Jika terjadi kerusakan berat karena kesalahan konstruksi, bencana alam, maka tanggung jawab pemilik tanah beserta bangunan diatas nya tersebut.
(4) Selama waktu sewa, penyewa tidak boleh mengubah, menambah, mengurangi bentuk bangunan rumah yang sudah ada, dengan ancaman membayar ganti kerugian kepada yang menyewakan.
Pasal 3
(1) Yang menyewakan menjamin penyewa bahwa, tanah dan bangunan yang disewa itu dalam keadaan tidak disengketakan, bebas dari tuntutan apa pun dari pihak ketiga.
(2)Yang menyewakan menjamin penyewa bahwa jual beli rumah tersebut tidak memutuskan perjanjian ini.
Pasal 4
Uang sewa untuk jangka waktu dua tahun tersebut seluruhnya berjumlah Rp 100.000.000,- yang pembayarannya dapat dilakukan sebagai berikut:
(1) Sebagian besar Rp 60.000.000,- akan dibayar bersamaan dengan ditandatanganinya akta sewa tersebut di atas, dan sisanya akan dibayar selambat-lambatnya pada tanggal empat belas Mei dua ribu tiga belas (14-05-2013)
(2) Jika pihak penyewa tidak membayar sisanya tersebut pada waktu yang telah ditentukan maka selama tiga puluh (30) hari sejak tanggal empat belas Mei dua ribu tiga belas (14-05-2013) penyewa akan dikenakan denda sebesar 1% (satu persen) dari yang harus dibayar oleh Penyewa.
(3) Apabila terjadi keterlambatan pembayaran, maka pihak Penyewa untuk setiap harinya denda harus dibayar seketika dan sekaligus
(4) Apabila setelah tiga puluh (30) hari pihak Penyewa tidak juga memenuhi kewajibannya maka perjanjian sewa menyewa ini dianggap berakhir dan uang yang telah dibayarkan oleh Penyewa dianggap sebagai uang sewa yang telah dijalani selama satu (1) tahun, dan pihak Penyewa harus segera mengosongkan bangunan gudang tersebut

Pasal 5
(1) Pajak Penghasilan (PPh) yang terutang atas yang menyewakan berdasarkan Pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Pajak Penghasilan Jo PP Republik Indonesia Nomor 29 tahun 1996 disetor melalui PT. ANGKASA PUTRA MANDIRI dan bukti penyetoran pajaknya akan diserahkan kepada pemilik bangunan.
(2) PT. ANGKASA PUTRA MANDIRI wajib mengasuransikan bangunan yang disewanya tersebut pada perusahaan asuransi yang disetujui oleh pemilik bangunan.
Pasal 6
(1) Apabila perjanjian sewa menyewa ini berakhir baik karena pihak penyewa tidak memenuhi kewajibannya, sebagaimana ditentukan di atas maupun karena tidka diperpanjang lagi, maka penyewa wajib mengembalikan bangunan yang disewanya tersebut dalam keadaan kosong tanpa penghuni
(2) apabila terjadi keterlambatan pengembalian bangunan maka untuk setiap hari keterlambatan dikenakan denda sebesar Rp 400.000,- tanpa mengurangi hak yang menyewakan untuk meminta bantuan dari aparat Negara untuk melakukan pengosongan tersebut.
Pasal 7
Semua perselisihan yang timbul dari perjanjian ini kedua belah pihak setuju menyelesaikannya secara musyawarah untuk mufakat, dengan mengindahkan kelayakan dan kepatutan.

Demikianlah surat perjanjian ini dibuat di Pekanbaru, pada hari Rabu tanggal empat belas Mei dua ribu dua belas (14-05-2012), setelah dibaca dan dipahami isinya kemudian ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Yang menyewakan Penyewa

( Adam Adilelana) (Ir.Karel )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s