rindu terjebak-

menyemat rindu. seperti anggrek di saku sang pria ber’jas. indah dan terbawa. terlihat dan tercium semerbak. hidup tanpa akar. tak bertahan lama namun telah memiliki bunganya sendiri..

pada ujung jalan tak berujung. pada akhir tak berakhir. pada kata tak terkatakan. hanya tulisan yang menyampaikan kesahnya, menyampaikan resahnya. sesuatu di dada yang tak terbilang.

benar, rindu itu begitu pengap dan gelap.

entah dimana hembusan angin.

mungkin masih terjebak pada kata rindu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s